Menara Syahbandar icon Kota Jakarta Utara

JAKUT – Seiring berjalannya program Wisata Pesisir, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut), akan membangun 4 unit gapura replika Menara Syahbandar sebagai Icon Batas Wilayah Jakarta Utara. Saat ini, menara yang dikenal dengan sebutan Menara Miring tersebut, masih berdiri kokoh di Jalan Pasar Ikan, Kecamatan Penjaringan, sebagai peninggalan sejarah di zaman VOC.

Rencananya pembangunan 4 gapura replika dari Menara Syahbandar tersebut akan dibangun di setiap perbatasan wilayah Jakarta Utara dengan wilayah lainnya. Seperti Jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Tanjung Priok dan Sunter (Kemayoran).

“Awalnya sempat terpikir untuk menggunakan icon layar, bintang dan perahu tapi hal itu sudah umum dan akhirnya disepakati untuk memakai icon Menara Syahbandar,” jelas Bambang Sugiyono, Walikota Jakarta Utara, Jumat (19/3/2010) .

Menurut Bambang Sugiyono, dengan dipilihnya Menara Syahbandar  sebagai icon Jakarta Utara, dikarenakan bangunan tersebut merupakan titik nol kota Jakarta dan sejarah yang monumental tentang Jakarta berawal dari situ. “Tahun ini, gapura Menara Syahbandar akan ditempatkan di 4 lokasi yakni arah menuju airport Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Tanjung Priok dan Sunter,” ungkap Bambang Sugiyono kepada wisatapesisir.com.

Begitu gencarnya, jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara untuk mempromosikan 12 jalur wisata pesisir yang menjadi etalasenya kota Jakarta dan wadah untuk menghidupkan perekonomian warga setempat. “Menara Syahbandar adalah salah satu kawasan wisata pesisir Jakarta Utara yang berada di Kecamatan Penjaringan,” ujar Nani Ophir, Kasudin Kebudayaan Jakarta Utara ditempat lain.

Ia menambahkan, bukan hanya dibuat gapura saja melainkan akan diperindah dengan taman dan lampu-lampu yang semakin mempercantik areal batas wilayah tersebut. “Didalam gapura akan ada tangga sehingga bangunan diatas berfungsi sebagai mercusuar yang bisa memandang keindahan kota Jakarta,” tutur Nani Ophir.

Setelah proses lelang selesai, diperkirakan gapura akan dibangun sekitar bulan Oktober mendatang. “Biaya pembuatan satu gapura sekitar Rp 300 Juta hingga Rp 400 Juta dan akan melalui proses lelang,” ujar Kasudin Kebudayaan Jakarta Utara.

Sedangkan replika Menara Syahbandar akan dibuat dengan ketinggian 12-13 meter dengan lahan yang digunakan minimal 150 meter. “Lokasi persisnya masih dibahas,” tambahnya. Kehadiran gapura tersebut diharapkan dapat dijadikan sarana rekreasi bagi masyarakat dan menjadi ciri khas Jakarta Utara sehingga akan lebih mudah diingat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s